Serangan siber telah menjadi bisnis yang menguntungkan bagi para penjahat, mengundang peretas yang lebih cerdas dan canggih untuk melancarkan serangan yang canggih dan kompleks terhadap berbagai organisasi. Di era modern ini, hampir semua informasi perusahaan, baik informasi keuangan, proses, pelanggan, maupun kekayaan intelektual, harus disimpan secara digital di jaringan mereka dan dapat diakses dari berbagai lokasi. Hal ini membuat keamanan data ini rentan. Dalam kasus tertentu, semua informasi ini disimpan di cloud yang berada di luar firewall organisasi, sehingga meningkatkan risiko terhadap data penting.
Dengan kemajuan dalam serangan siber, biaya terkait, termasuk kerugian langsung dan biaya pemulihan dari serangan, juga meningkat secara eksponensial. Untuk mengukur skala kerugian, mari kita lihat beberapa serangan terbaru dan dampaknya terhadap organisasi.
- Hujan Titan: Serangan terhadap jaringan militer AS, termasuk milik NASA dan Lockheed Martin, menyebabkan pencurian data rahasia dan data penelitian senjata. Meskipun sulit diukur dampaknya, dampak pencurian ini terhadap keamanan nasional sangat besar.
- TJ Maxx: TJ Maxx, sebuah perusahaan ritel, menjadi korban serangan siber pada tahun 2006. Para penjahat siber membobol jaringan dan mencuri 45 juta informasi kartu kredit dan debit. Total kerugian mencapai 250 juta dolar.
- Sistem Pembayaran Heartland: Pada tahun 2008, jaringan pembayaran perusahaan ini disusupi spyware dan jutaan detail kartu kredit dan debit dicuri. Serangan ini mengakibatkan kerugian bagi perusahaan sekitar 140 juta dolar.
- Peretasan Bank Bangladesh: Pada Februari 2016, komputer seorang petugas bank digunakan untuk mencuri uang Bank sebesar 81 juta dolar. Yang menarik, ternyata hanya satu komputer di dalam jaringan bank yang diretas untuk mencuri uang tersebut.
- Ashley Madison: Pada tahun 2015, Ashley Madison, sebuah situs web kencan, diretas dan data jutaan pengguna dari berbagai negara dicuri. Perusahaan tersebut menghadapi gugatan class action senilai 560 juta dolar AS dari para penggunanya. Namun, kerugian nyata berupa hilangnya kredibilitas dan penghinaan terhadap penggunanya (dan dua kasus bunuh diri yang belum dikonfirmasi terkait dengan peretasan ini) tidak dapat diukur dalam dolar.
- Peretasan Bicara Bicara: Pada tahun 2015, perusahaan telekomunikasi Inggris Talk Talk kehilangan lebih dari 100,000 pelanggan dan 60 juta Poundsterling Inggris (Sekitar 90 juta USD saat itu) sebagai akibat dari peretasan ini. Serangan ransomware ini masih baru dan bisnis masih memulihkan diri serta menilai dampaknya. Ini adalah salah satu serangan siber global terbesar, yang memengaruhi lebih dari 150 negara secara bersamaan. Total kerugian akibat serangan ini diperkirakan mencapai 4 miliar dolar AS.
Beberapa tahun lalu, Wall Street melaporkan bahwa total biaya kejahatan siber di AS saja mencapai lebih dari 100 miliar USD. Pada tahun 2015, perusahaan asuransi Inggris, Lloyd's, memperkirakan bahwa biaya serangan siber terhadap bisnis hampir mencapai 400 miliar USD. Kejahatan siber meningkat dengan kecepatan yang sangat mencengangkan sehingga Juniper Research memperkirakan bahwa pada tahun 2019, kejahatan siber akan merugikan bisnis lebih dari 2 triliun USD.
Telah diamati bahwa bahkan perusahaan besar dengan anggaran TI dan keamanan yang besar pun tidak aman dari serangan siber. Keamanan siber bukan lagi sekadar memasang firewall dan antivirus. Setiap titik akhir dalam organisasi, baik itu port jaringan terbuka maupun komputer dan drive USB di laptop yang dapat digunakan untuk mengakses data, perlu diamankan dan dilindungi. Akses penuh ke data harus dibatasi hanya untuk pengguna yang berwenang. Data dapat ditransfer (melalui email, FTP, atau metode transfer lainnya) hanya jika pengguna berwenang untuk mentransfer, dan itu pun dengan menggunakan metode tertentu.
Perangkat lunak yang dirancang untuk menyediakan tingkat perlindungan data ini (perangkat lunak pencegahan kehilangan data) di atas dan di luar firewall dan antivirus diperlukan baik bagi bisnis besar maupun kecil. Solusi Pencegahan Kehilangan Data Tidak hanya melindungi data penting dari pelanggaran eksternal, tetapi juga dari penyalahgunaan internal dan kehilangan yang tidak disengaja. Investasi dalam solusi keamanan siber canggih seperti yang ditawarkan oleh Seqrite Hal ini dapat sangat membantu dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman bagi perusahaan Anda.
Rasakan solusi terbaik di kelasnya yang ditawarkan oleh Seqrite



